Selasa, 22 Maret 2011

Endless Sacrifice, Norwegian Death Core

SALAM SISI SUNGAI!!!

Endless Sacrifice, Band Bogor yang satu ini mungkin hanya terdengar senyap, jarang yang mengetahui band macam apa mereka. Tapi disini kalian akan merasa kaget dengan sebutan Norwegian Deathcore mereka. Terbentuk pada tahun 2007, Endless Sacrifice sempat berganti - ganti personil selama 2 tahun lamanya, dan akhirnya pada tahun 2009, mereka mendapatkan suatu pasukan solid yang siap perang layaknya gerombolan spartan saat zamannya.haha. Di awal kemunculannya mereka sempat mengeluarkan beberapa single yang pastinya terdengar garang dan pastinya bawah tanah sekali. Single - single mereka antara lain 'The true Of God' dan disusul dengan single yang berjudul 'Aphatetic'. Menurut mereka suatu influence band luar dan lokal sangat mempengaruhi Instrument - instrument yang mereka buat antara lain seperti Carnifex, All Shall Perish, Wind Of Plague, dan yang pasti Despised Icon tentunya. Belum lama ini tepatnya pada tahun 2010 mereka mengeluarkan single baru mereka dengan judul 'Karikatur Iblis Neraka' yang pastinya single ini memiliki perbedaan yang lebih mencolok dibandingkan sebelumnya, karena mungkin pendewasaan yang sudah seharusnya mereka lakukan dengan umur mereka yang lumayan cukup lama di dunia seperti ini. 
Emm yang pasti Norwegian Deathcore mereka siap mengguncang event - event yang mereka persembahkan, dan tentunya merupakan solusi bagi teman - teman yang sudah bosan mengundang band - band yang itu - itu saja. Maka undang - undang lah Endless Sacrifice pada event kalian, suatu keuntungan yang sangat besar bisa mengundang mereka. ggy



Endless Sacrifice Is :

Ferry Firmanda : Vocal
Arunda : Guitar
Ari zulhadi : Guitar
Nispian : Bass
Arizy dunya alfatih : Drum


FOR INFO :


OR FIND AT FACEBOOK


OR CLICK FOR DOWNLOAD





Prosa Sisi Sungai


MAAF HANYA BISA KIRIM PUISI


Sayang,

Telah aku kirim sebuah puisi. Kutulis malam tadi. Ketika semburat hitam menjelaga di barat sana. Saat dingin dan malam bersekutu dengan gerimis pada malam-malam yang semakin menghitam. Saat warna-warna pucat melekuk di kelopak mata dan di dalam hati yang kini menjelma sepi. Tak lagi gaduh. Tak lagi riuh. Dan baru dini hari tadi. Aku masukan puisi warna senja itu ke dalam kotak kaca yang dulu pernah kita bangun bersama. Dimana sebelumnya kita menghabiskan sisa-sisa malam dengan secangkir kopi yang membuat jantungku bergeletar. Tak henti berdenyar. Tak bubar-bubar.

Kamis, 17 Maret 2011

RIVERSIDEFEST III

SALAM SISI SUNGAI!!!




     Hampir beberapa bulan setelah catatan terakhir dibuat, blog ini terasa mati suri dan hampir di demo oleh massa yang haus akan sebuah berita. Mereka bilang "Saya akan acak - acak ruang dekan apabila tidak ada hal yang bisa di update dalam blog ini" hahaha apeu. Dengan sebuah artikel terakhir yang dibuat pada tanggal 04/12/10 dengan judul Apa itu RIVERSIDEFEST!! saya akan melanjutkan tugas saya sebagai penulis dadakan ini.

     Mungkin yang saya akan suguhkan kali ini adalah sebuah Review dari acara rutin kami, sebuah acara basi, urakan, gak rame, tapi semua crowd bisa have fun..Yess kita sampai pada sebuah Event Undergron RIVERSIDEFEST Part III. Mungkin ada yang belum tau tentang event ini?coba klik DISINI . 

     Minggu pagi yang cerah, jalan Lengkong yang merupakan markas dari Weareriverside sudah mulai di ramaikan oleh mobil - mobil yang lalu lalang mencari parkir di daerah tersebut. Tapi sayang mobil  - mobil tersebut bukan untuk mampir ke acara kami hahah selingann. Moshpit yang sudah disiapkan dari malamnya oleh para prajurit - prajurit gadang mulai sedikit - sedikit di penuhi para penikmat musik cadas, pukul 11 pagi waktu indonesia lengkong, panitia sudah memenuhi meskupun baru beberapa ekor, dan sekitar pukul 12 maju dikit, suasana mulai sedikit ramai, pemuda - pemuda berbaju hitam dengam mengenakan selendang yang diikatkan kepala sudah tidak sabar untuk ber-moshing ampe pusing. 

     Suasana basement pun sudah disiapkan untuk menerima Crowded - crowded yang sudah tertahan. Di dalam basement sudah disiapkan alat - alat perang anak band yang berkapasitas kurang lebih 3000 watt (sekitaran segitu lah ). Pukul 13.00 setelah Break adzan para penikmat musik cadas yang telah menunggu sekitar 1jam sudah boleh memenuhi basement unpas lengkong tersebut, mereka sudah siap tempur, sudah siap berolahraga di siang yang lumayan sedikit mendung tersebut. dan hujan haha. Setelah dibuka oleh baceo - baceo (obrolan - obrolan) dari host yang memang pada saat itu sangat cerewet, Riversidefest III tersebut dibuka oleh band yang dipunggawai oleh salah satu preman lengkong hahaa, Ya mari sambut Chicken Destroy. Band yang mengusung aliran Hardcore ini sedikit membuat kaget crowded yang datang pada saat

LinkWithin